Yusuf

 

Kekuatan yang kita miliki diukur melalui seberapa banyak penderitaan yang kita mampu lampaui. Yusuf adalah seorang yang memiliki keyakinan yang kuat. Dia siap melakukan yang benar meskipun dia harus mengalami penderitaan olehnya. Namun Yusuf juga memiliki sifat lain yaitu: dia tidak hanya melakukan yang benar tetapi juga melakukannya dengan cara yang benar.

Ketika Maria memberitahu Yusuf tentang kehamilannya, Yusuf tahu bahwa bayi itu bukan anaknya. Rasa hormat yang dimiliki Yusuf terhadap karakter Maria dan penjelasan yang diberikan Maria kepadanya juga sikap Maria terhadap anak yang dinantikannya membuat Yusuf sulit berpikir bahwa tunangannya telah melakukan sesuatu yang salah. Pasti orang lain yang menjadi ayah anak itu dan merupakan sesuatu yang mengganjal pikiran untuk menerima bahwa “orang lain” itu adalah Allah.

Yusuf mempertimbangkan bahwa dia harus memutuskan pertunangannya namun dia bertekad melakukannya sedemikian rupa tanpa mengakibatkan Maria dipermalukan di depan umum. Yusuf berniat untuk bertindak dengan adil dan kasih.

Pada titik ini, Allah mengutus malaikatnya kepada Yusuf untuk menegaskan kembali kisah Maria dan membuka jalan ketaatan lain bagi Yusuf yaitu mengambil Maria menjadi istrinya. Yusuf menaati Allah, menikahi Maria dan menghormati keperawanannya sampai bayinya lahir.

Kita tidak tahu berapa lama Yusuf menjalani perannya sebagai ayah duniawi Yesus. Yusuf terakhir kali disebut ketika Yesus berusia dua belas tahun. Yusuf melatih anaknya sebagai tukang kayu dan memastikan anaknya ini dilatih secara rohani di Nazaret dan membawa seluruh keluarganya melakukan perjalanan setiap tahun ke Yerusalem untuk merayakan Paskah di mana Yesus melanjutkan kegiatan ini selama usia dewasanya.

Yusuf mengetahui Yesus adalah seorang yang spesial sejak Yusuf mendengar perkataan malaikat kepadanya. Keyakinannya yang kuat pada fakta itu dan kerelaannya untuk mengikuti pimpinan Allah menguatkannya untuk terpilih menjadi ayah duniawi Yesus.

Kekuatan dan kecakapan Yusuf:

- Seorang yang memiliki integritas

- Seorang keturunan dari Raja Daud

- Ayah duniawi Yesus yang sah menurut hukum

- Seorang yang sensitif terhadap bimbingan Allah dan rela untuk melakukan kehendak Allah tanpa memedulikan akibatnya

Pelajaran dari kehidupan Yusuf:

- Allah menghargai integritas seseorang

- Posisi sosial bukan merupakan sesuatu yang penting ketika Allah memilih untuk memakai kita

- Taat kepada bimbingan Allah akan membawa kita untuk lebih mendapat bimbingan-Nya

- Perasaan bukanlah ukuran akurat terhadap kebenaran atau kesalahan dari sebuah tindakan

Statistik demografi:

- Tempat : Nasaret, Betlehem

- Pekerjaan : tukang kayu

- Keluarga : Istri: Maria. Anak-anak: Yesus, Yakobus, Yusuf, Yudas, Simon dan anak-anak perempuan

Ayat emas

Matius 1:19,20