Kesaksian Seputar Kkr, 1-4 Mei 2015 Di Galaxi Mall Surabaya

 

geradus wayoi

 

Bpk. dan Ibu Geradus Wayoi dari GBGP di tanah Papua. Jemaat PD Mariar Supiori.

Mereka melayani Tuhan sejak masih remaja. Dalam memberitakan Kabar Mempelai, mereka dituduh membawa agama baru dan mengajarkan ajaran palsu/sesat.

Sebagai Hamba Tuhan, mereka menyadari akan kekurangan dan kelemahan mereka serta rindu agar pelayanan mereka berhasil. Topik KKR tentang tahbisan sangat menarik bagi mereka agar mereka tidak salah dalam melayani Dia.

Mereka bersyukur kepada Tuhan karena selalu diperhatikan melalui Panitia KMI yang tidak pernah lupa memngundang mereka. Sebagai sesama Tubuh Kristus, hendaknya kita saling mendoakan.

 

herman polly

Bpk. Pdt. Herman Polly dari GPdI Kristus Gembala di Wonosobo, Jawa Tengah

Beliau memulai pelayanan 15 tahun lalu dan beribadah di garasi mobil milik sidang jemaat.

Tema dari KKR dan Seminar ini meneguhkan tahbisan beliau sebagai gembala sidang.

Beliau bersukacita sebab merasakan indahnya persekutuan dengan hamba-hamba Tuhan lainnya.

 

yudika siliwu 

Bpk. Pdm. Yudika Ziliwu dari Jakarta

Dalam pelayanan, beliau bersukacita saat memperoleh pembukaan rahasia Firman Tuhan dan pemahamannya. Namun beliau sedih ketika orang-orang memandangnya melakukan penafsiran alegoris.

Melalui KKR dengan tema Tahbisan Imam beliau memahami bahwa tah-bisan pelayanan sangatlah mulia dan patut dihargai.

Beliau terkesan dengan pelayanan panitia yang sangat baik sebagai wujud kasih dan pelayanan kepada Tuhan.

 

ruben sitorus 

Bpk. Pdt. Ruben Sitorus dari GPT Imanuel Waru Gunung, Sidoarjo.

Beliau telah aktif dalam pelayanan Kabar Mempelai selama 21 tahun. Banyak pergumulan harus dilalui saat merintis pelayanan namun selalu ada jalan keluar dari Tuhan melalui doa dan puasa serta menekuni Firman Tuhan.

Beliau tertarik dengan topik KKR dengan alasan jika pelayanan hamba Tuhan berkenan bagi-Nya, hamba Tuhan tersebut akan mengerjakan pelayanan pembangunan Tubuh Kristus sampai masuk dalam kemuliaan-Nya.

Beliau berterima kasih dengan pelayanan yang baik dari panitia KMI. Kiranya KMI tetap dilaksanakan berkesinambungan sampai genap rencana Tuhan dalam membentuk gereja menjadi Mempelai-Nya.

 

suroso 

Bpk. Pdt Suroso dari GPT Gunung Mas Palangka Raya

Beliau melayani Tuhan ± 15 tahun dan merasa sedih saat jemaat tidak taat dan setia beribadah.

Tema KKR dan seminar sangatlah menarik karena memotivasi para hamba Tuhan untuk tetap semangat dalam pelayanan karena melalui tahbisan yang benar, jemaat akan terbangun rohaninya.

Beliau terkoreksi bahwa pelayanannya masih jauh dari apa yang Tuhan kehendaki.

 

reni 

Ibu Reni dari GPT Imanuel Berastagi Tana Karo Sumatra Utara

Beliau aktif dalam pelayanan selama 20 tahun, diperlukan kesabaran dalam menuntun jemaat yang belum mengerti arti penggembalaan. Beliau tetap bersukacita melayani jiwa-jiwa di desa.

Melalui KKR dan Seminar dengan topik Tahbisan Imam, beliau semakin mengerti bagaimana posisi dan tanggung jawab seorang hamba Tuhan di mata sidang jemaat.

Acara ini tidak hanya merupakan ajang pertemuan satu sama lain untuk saling menguatkan tetapi juga melengkapi apa yang kurang agar mencapai tahbisan yang benar.

 

samuel sitompul 

Bpk. Samuel Sitompul dari Semarang

Dalam pelayanan, beliau diberi hati oleh Tuhan untuk mampu melayani walau terkadang masuk dalam pengalaman kematian agar imannya makin teguh.

Melalui KKR dan seminar mengenai Tahbisan Imam, pelayanan hamba Tuhan disegarkan  dan dimotivasi kembali. Bila sempat ‘melenceng’, oleh kemurahan Tuhan diluruskan kembali untuk tetap setia melayani sampai Tuhan datang kembali.

Kesatuan Tubuh Kristus harus dipraktikkan bukan sekadar teori, dengan suka melayani bukan dilayani.