Kesaksian Peserta PPI KMI Surabaya 2011 - bag. 5

 

Pdt……….dari GPT. Yohanes Pembaptis Pontianak.

Beliau telah melayani Tuhan selama 20 tahun dan ikut KKR sejak dari Pdt. Pong Dongalemba (alm). Beliau tertarik ikut KKR karena dapat menerima Firman Tuhan yang dibukakan rahasia kebenarannya serta terkesan dengan pelayanan dari panitia yang cukup baik, hendaknya KKR datang lebih baik lagi. Tuhan menginginkan beliau untuk lebih mengenal jemaat dan mengadakan pendekatan dengan banyak bergaul terhadap orang-orang yang belum mengenal Tuhan dalam memberitakan Injil.

 

Pdt. David Hanani dari GPT Kristus Damai, Pontianak.

Beliau sudah melayani di kota tersebut selama 8 ta-hun dan se-ring ikut KKR melalui berita dari teman maupun via surat undangan resmi. Beliau tertarik dengan pembukaan Firman Allah yang sangat luar biasa dan mendorongnya untuk lebih giat dan dalam memberitakan Injil Kristus. Untuk misi Penginjilan, beliau berdoa agar kemurahan Tuhan juga sampai kepada mereka yang sulit dijangkau.

 

Pdt. DR. Sony Gamaliel Budiono. Gembala Sidang GPT Kristus Gembala, Jl. Panci 52 B Medan.

Beliau menjadi gembala sidang sejak tahun 2003. Yang menjadi perhatian utama beliau adalah kehidupan rohani umat Tuhan yang di-implementasikan dalam hidup sehari-hari – merupakan sukacita saat mendengar dan melihat umat Tuhan mampu mem-praktikkan Firman Tuhan dalam menjalani aktivitas mereka di tengah-tengah mas-yarakat; sebaliknya, suatu dukacita kalau mendengar dan melihat umat Tuhan sudah bertahun-tahun digembalakan tetapi selalu lebih menonjol manusia duniawinya dan hidup secara manusiawi.

Beliau sering mengikuti KKR yang diadakan oleh BP-KMI (± 10 kali) dan berkomitmen untuk bersekutu dengan para Hamba Tuhan dan umat Tuhan dari daerah/pulau/negara lain dan yang terutama adalah karena pemberitaan Firman Tuhan selalu back to the Bible, eksegese, dan bersifat mem-bangun, menasihati serta menghibur (1 Kor 14:3,4; 2 Tim 3:16,17).

Kesan selama ikut KKR: (1) Acara baik, panitia sangat ramah, informasi dan respons dari panitia cepat dan fleksibel. (2) Firman Tuhan disampaikan dengan jelas dan sangat membangun, menguatkan, menumbuhkan kerohanian.

Adapun saran dari beliau: KKR mendatang perlu diadakan pengaturan susunan acara pada sesi pendalaman Alkitab pagi hari - tanpa mengecilkan persembahan lagu dari peserta seminar agar waktu untuk pe-nyampaian PA tidak banyak terpotong.

Setelah KKR ini apa yang akan diterapkan dalam pelayanan: Firman Tuhan yang menguatkan dan menghibur akan terus dilakukan dan semakin ditingkatkan; Firman Tuhan untuk menasihati – setelah dibawa dalam doa dan kalau Tuhan kehendaki Firman tersebut akan disampaikan di tengah-tengah jemaat sesuai dengan porsi yang Tuhan berikan untuk perbaikan dan pembaharuan dalam pelayanan.

Beliau sangat rindu menjangkau jiwa-jiwa yang belum percaya, sementara ini sudah ada Tim Penginjilan yang melibatkan tim dokter dan kaum muda juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial.

 

Bpk. Peter Rumanioni bekerja di PT. PLN Persero wil. Papua cab. Sorong-Papua.

 

Pada tahun 1985, beliau bertobat di gereja Kristus Gembala, Remu-Sorong di Papua dengan gembala Paulus Budiono.

Pada tahun 1994 beliau mendapat SK pindah ke Makbon Maktomini (kecamatan) dan listrik hanya menyala 6 jam (pkl.18.00-24.00). Di tempat baru ini hanya ada 1 gereja yaitu GKI jemaat Lahai Roy (gereja Kristen Injili).

Beliau rindu untuk membuka ibadah di rumah. Beliau memajang gambar Tabernakel di ruang kerja hingga setiap orang yang datang membayar listrik bertanya tentang gambar dan beliau menjelaskan Tabernakel sebisanya. Ada satu orang yang sangat kagum tentang pengajaran Tabernakel, setelah beliau mem-berikan pemahaman tentang Tabernakel, orang tersebut mengambil keputusan untuk dibaptis selam maka beliau membawanya ke Sorong di gereja Kristus Gembala Remu Sorong untuk dibaptis.

Dari peristiwa ini, beliau meminta izin untuk membangun rumah ibadah. Dari pemilik rumah adat Makbon beliau diberi tanah ukuran 40/60m2 dan mulailah dibangun tempat ibadah ukuran 7x14m2. Pada tanggal 19 Maret 2007 gedung tersebut diresmikan oleh pemerintah Makbon dan diberi nama Gereja Kristus Raja damai dengan gembala Pdt. Gull.

Saat ini ada 8 KK telah beribadah di gereja ini. Beliau merasakan pentingnya berfellowship karena melalui KKR antar hamba-hamba Tuhan dapat saling menolong dan mengingatkan untuk mengerti rencana Allah dalam pertumbuhan gereja pada akhir zaman. Beliau mengatakan KKR tepat diselenggarakan di Surabaya karena semua sarana pendukung KKR yang terlengkap adalah di Surabaya.

Tuhan memberkati.

 

Bpk. Pdt. Petrus Soenaryo ( Pati – Jawa Tengah )

 

Beliau bersama istri sangat berterima kasih kepada Tuhan Yesus dan seluruh Pengurus BP KMI serta sidang jemaat yang digembalakan oleh Bpk. Pdt. Paulus Budiono.

Melalui KKR kali ini beliau mendapat berkat rohani sangat besar karena tanpa disadari beliau keluar dari Firman Tuhan dalam menggembalakan sidang jemaat yang Tuhan percayakan dan melalui KKR ini beliau diarahkan dan dikembalikan ke jalur yang benar dalam penggembalaan agar pekerjaan Firman menjadi nyata dalam kehidupan sidang jemaat.

Beliau sangat bersyukur untuk semua yang diterima selama KKR dan kembali pulang membawa sukacita besar melalui berkat Firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

 

 

Ibu Riris Tobing (Medan).

Beliau berterima kasih pada Tuhan untuk Firman-Nya yang begitu agung dalam 2 Korintus 11:2 tentang gereja yang dipertunangkan dengan satu laki-laki, itulah Kristus.

Beliau pikir biasanya manusia suka membanding-bandingkan dan hanya mau dipertunangkan dengan yang sederajat/ satu level tetapi Tuhan Yesus mau menerima beliau dengan latar belakang tidak baik dan tidak memiliki apa-apa.

Beliau berterima kasih atas pelayanan panitia di penginapan yang memuaskan dan penginapan (Wisma Tamu) yang nyaman karena dekat dengan tempat ibadah. Tuhan memberkati.

 

Ibu Bungarun, Jemaat Pdt. Soni dari Medan

Beliau mengakui bahwa ada akar kepahitan yang dipendamnya selama ± 5 tahun. Bukannya kecemburuan Ilahi tetapi kecemburuan jasmani dan iri hati yang selalu me-nguasai kehidupannya hingga hidupnya bagaikan berdiri di tepi jurang yang sangat curam namun mukjizat Tuhan begitu nyata dengan mengangkatnya dari ambang maut. Beliau sekarang memiliki Yesus sejati, Roh Kudus dan Injil Kristus yang harus dipertahankan dan diperjuangkan karena Tuhanlah jawaban bagi hidupnya. Amin.

 

Bpk. Pdt. Andreas Harsono dari GPT Sampit

Beliau telah melayani Tuhan ± 15 th di dae-rah transmigrasi yang banyak aliran gereja dan sering mengikuti KKR. Yang menarik di KKR ini: temanya tepat dengan kondisi sekarang yang mana gereja banyak menghadapi penyesatan (Yesus yang lain).

 

Yang ingin beliau lakukan: menyuarakan hasil KKR supaya jemaat tidak mudah terseret ajaran yang tidak benar (Yesus yang tidak tersalib) karena pengajaran berpola Tabernakel ini sangat ‘dalam’ bertujuan mempersatukan Tubuh Kristus.

 

Ibu Rentha Purba, istri bpk. Pdt. Irvan E. dari GPT Kristus Gembala, Poso Sulteng.

Ini pertama kalinya beliau sekeluarga ikut KKR. Firman Allah sungguh-sungguh menguatkan dan menyucikan keluarga maupun pelayanan mereka terhadap jemaat yang Tuhan percayakan sekalipun tidak dalam jumlah besar. Tuhan telah menolong mereka dalam perjuangan mengikuti KKR baik dalam keuangan maupun perjalanan.

Beliau rindu ibadah semacam ini berkelanjutan agar tetap terjalin persatuan antar umat Tuhan dan hamba-hamba Tuhan mengingat adanya yesus lain, injil lain dan roh lain yang giat bekerja untuk menceraiberaikan gereja Tuhan sebab hanya Firman Tuhan, Roh Kudus dan kurban Kristus yang dapat menyatukan kita semua. Amin.

 

Bpk. Pdt. Edison Motoku dari Gereja Kristus Ajaib, Manokwari.

Beliau telah melayani Tuhan selama 34 tahun dan eks murid Lempinel angkatan ke-8. Selama pelayanan tentu ada suka dukanya, yang penting kita bersedia mengalami proses ‘salib’ pasti Tuhan akan menolong serta menjalani hidup dengan rasa ucapan syukur akan kasih-Nya. Kesan dari KKR, beliau belajar untuk tidak menghakimi orang lain karena kita hidup hanya oleh kemurahan Tuhan. Beliau sangat mendukung adanya tim misi penginjilan yang telah dibentuk oleh GKGA dan bersedia mengantar sendiri apabila ada utusan ke Manokwari untuk masuk hutan menjangkau jiwa yang belum mengenal Tuhan.

 

Bpk. Pdt. Yusak Lestari Drijono Sth. dari Semarang

Beliau telah melayani Tuhan selama 30 tahun dan sering ikut KKR. Beliau terkesan dengan KKR di Gramedia Expo karena temanya tepat untuk pelayanan Tubuh Kristus, berdasarkan pengajaran rasul-rasul. Beliau merindukan adanya persatuan antar hamba-hamba Tuhan dalam mengabarkan Injil Kristus tersalib.